Penyebab Telinga Sakit Saat Menggunakan Earphone

Standar

 


Setelah menggunakan earphone selama berjam-jam atau dalam jangka waktu yang lama biasanya seseorang akan merasakan sakit di telinganya. Hal ini bisa jadi karena indera pendengarannya mengalami kelelahan (listener fatigue).

Para peneliti dari University of Colorado baru-baru ini menjelaskan fenomena ‘listener fatigue’ yang terjadi ketika seseorang mendengarkan musik atau suara melalui earphone dalam jangka waktu lama.

Peneliti menuturkan ketika seseorang mendengarkan suara melalui earphone maka tingkat volume secara signifikan menjadi lebih tinggi di kanal telinga tertutup dibanding dengan kanal telinga terbuka. Kondisi ini membuat gendang telinga harus bekerja ekstra keras untuk mengelola volume tersebut dan melibatkan banyak otot-otot di sekitarnya.

Tapi ironisnya volume yang keras ini akan terdengar lebih halus dari yang sebenarnya sehingga seseorang akan berusaha meningkatkan volume suaranya menjadi lebih besar. Kondisi ini bisa membuat gendang telinga menjadi lebih tegang yang memicunya mengalami kelelahan serta rasa sakit.

Solusi yang bisa dilakukan untuk mencegah listener fatigue adalah dengan memberikan lapisan seperti lensa di ujung earbud untuk meredam gelombang tekanan sehingga bisa melindungi gendang telinga.

“Hasilnya bisa melindungi pendengaran ketika otot-otot tersebut sepenuhnya digunakan,” ujar ketua peneliti Stephen Ambrose dari University of Colorado, seperti dikutip dari Menshealth.com
Cara lain yang bisa digunakan cobalah untuk tidak menutup telinga terlalu rapat saat menggunakan earphone sehingga agak sedikit terbuka yang bisa mengurangi tegangan pada gendang telinga.

Selain itu pada tahun 2006 peneliti dari University of Colorado menemukan bahwa mendengarkan musik dengan volume penuh dari earphone selama lebih dari 5 menit sehari bisa meningkatkan risiko gangguan pendengaran.
Untuk orang dengan pendengaran normal, audiogram terletak antara nol dan 20 desibel. Di atas angka itu, artinya kondisi telinga sudah tidak beres.

Hanya dapat diobati dengan terapi hiperbalik [memberi obat-obatan khusus] agar tingkat ketuliannya berkurang, tapi tak sembuh. Sebab, yang rusak adalah sel rambut pada organ telinga bagian dalam yang berfungsi menangkap rangsangan atau frekuensi suara. Bila bagian ini sudah terganggu dan rusak, tak akan bisa kembali normal.

Dengan mengetahui bahaya penggunaan headset [earphone] diatas, mudah-mudahan bisa menjadi peringatan buat kita agar tidak terlalu sering menggunakan headset/earphone. Lebih baik langsung pake spiker, kan lebih puas tuh dengernya.

About trisandiyana

nama saya Fajar Trisandiyana saya memiliki banyak ketertarikan dalam bidang Agama,Komputer,Musik,Arsitektur,Skateboard,Design Grafis,Fotografi,dan mungkin masih banyak hal lainnya :) saya bisa disebut sebagai Freelance,saya tidak akan memilih satu pekerjaan yang saya sudah mampu melakukannya tapi saya akan melakukan pekerjaan apapun selama itu halal dan bermanfaat bagi orang lain salam hangat Penulis Fajar Trisandiyana

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s